the mystery of 24 hours

setiap fase dalam hidup itu bermakna. saya, kamu, kita sedang mengukir sejarah.

nasehat abi untuk anak laki-laki..

  1. abi sudah tak ingat lagi kapan terakhir kali tubuh ini abi dekap | memikirkan masa lalu, takkan abi sangka engkau kini telah siap
  2. padahal baru kemarin kiranya engkau terlihat senang berada di pundak abi | bahkan abi hanya setinggi pundakmu kini
  3. bentakan dan pukulan bukan pendidikanmu sekarang | tidak bisa abi menahanmu dan tidak pula bisa abi larang
  4. nasihat dan kata-kata adalah satu-satunya yang dapat abi jadikan andalan | karena sekeras apapun jiwa, ia masih punya pendengaran
  5. saat kecil abi selalu luangkan waktu bagimu untuk mendengar | karena itu abi mohon kepadamu berkenan berikan waktu untuk mendengar
  6. apa yang sekarang kau rasa bukanlah dosa, ia dari yg Maha Kuasa | hanya belum tiba bagimu masa, maka terburu-buru tiadalah guna
  7. abi pernah seumurmu, tidak sedikitpun rasa yg sekarang ada padamu tak pernah abi punya | hanya mungkin dulu abi kurang bijaksana
  8. usia yang abi lewati bukanlah sebuah pajangan tanpa arti | terkandung padanya rasa sakit, setiap kali jatuh dan berdiri
  9. diantara semua ketidakbijakan abi | tak ada yang lebih abi sesali daripada masa muda yang abi lewati tanpa ada arti
  10. diantara semua kekurangan abi | masa muda adalah waktu dimana abi sekali lagi sungguh ingin ulangi
  11. adalah kewajaran bila ibadah yang dilakukan dengan tuanya usia berbanding | namun ibadah saat muda adalah prestasi tanpa tanding
  12. belajar lebih banyak, memahami lebih dekat, dan berbuat lebih nyata | semua itu hanya disediakan di masa muda semata
  13. samudera ilmu tak berbilang terbentang menanti kau karungi | sejuta pengalaman hidup berbagai rupa telah siap untuk kau jalani
  14. berdiri saat jatuh, bertahan saat sulit, dan maju saat sempat | semua itu mudah ketika darahmu masih mengalir rapat
  15. usah kau pikirkan dulu tentang rasa, cukup kau jadikan sebagai pengingat | berbanyaklah berpuasa, dan berikan masa mudamu tenggat
  16. rasa yang berkobar di dalam dada, padamkan dengan dzikir kepada Allah | bila ia tak cukup reda, pergilah berdakwah
  17. bila engkau rendahkan nafsumu, maka tinggilah jiwamu | saat engkau hinakan syahwatmu, maka mulialah dirimu
  18. rasa yang bergejolak, anggaplah itu karunia yang tertunda | bukan abi menolak, hanya menangguhkan sementara
  19. mulai apa yang harus engkau mulai, dan selesaikan apa yang kau mulai | ceritamu baru saja dimulai, dan jangan mundur sebelum dimulai
  20. seorang lelaki dikatakan dewasa bukan karena ia telah mampu sukakan wanita | tapi karena ia bisa membimbing wanita itu kepada surga
  21. seorang lelaki dikatakan dewasa bukan karena ia telah bisa menggandeng wanita | tapi karena ia bisa menjaga wanita itu dari dosa
  22. biarkan sekelilingmu terlihat begitu jantan saat menggandeng tangan yang haram | itu hanya pelampiasan prestasi mereka yang karam
  23. biarkan caci-maki-hinaan yang datang kepadamu walau berat | jangan kau pedulikan karena ia hanya datang dari pelaku maksiat
  24. cinta menuntut keseriusan, dan keseriusan tak datang dengan pacaran | pacaran itu permainan, dan permainan biasa berakhir penyesalan
  25. cinta tidak perlu pengesahan dengan kata-kata manis dan rayuan | namun cinta pasti akan berkata dan merayu setelah pernikahan
  26. berat bagimu menahan rasa, abi tahu | dan ketauhilah bahwa itu karena engkau malu bermaksiat dengan Allah Maha Tahu
  27. sukar bagimu bertahan berdiri, namun cobalah belajar | setiap kesukaran akan terganti, setiap berat akan diganjar
  28. takkan hilang cinta bila engkau tangguhkan demi taat pada Allah | justru Allah gantikan nantinya dengan cinta yang berlimpah
  29. jangan khawatir akan pasangan hidupmu kelak | banyak wanita menanti Imam yg jaga kesucian, begitu pula bidadari yg bercelak
  30. dunia ini sudah penuh dengan lelaki berhidung belang | yang pintar dengan lidahnya namun ciut nyali saat pernikahan hendak dijelang
  31. dunia ini sudah muak dengan lelaki buaya darat | yang mahir dengan rayuan namun untuk mengucap akad dia berat
  32. tapi dunia selalu memerlukan lelaki yang akrab dengan Al-Qur’an | yang dengannya takluk dunia dan isinya keseluruhan
  33. dunia takkan pernah terlalu banyak oleh lelaki yang dapat menjaga kesucian dirinya dan kesucian orang lain | dunia menantinya
  34. dunia takkan pernah memalingkan wajahnya pada lelaki yang tinggi ilmu dan pencapaian | dunia akan berbicara untuknya
  35. engkau mungkin telah memilih masa depanmu, namun abi melihatnya lebih jelas | bersabar dan percayalah abi takkan sesatkanmu
  36. satu saat, engkau kan jalani semuanya, tak akan terlambat untuk hari itu | tak ada yg abi bisa janjikan saat ini, hanya ‘satu saat’
  37. satu saat, engkau kan bercerita pada anak-anakmu layaknya hari ini, satu saat engkau akan paham arti senyum yg sedari tadi abi simpul
  38. jalan hidup abi tak mesti engkau tiru, engkau punya ceritamu yg baru | sesali hidupmu takkan pernah, selama engkau ikuti jalan sunnah
  39. semua ada waktunya, dan pada waktunya semua akan indah | tak harus kau lihat agar kau yakin, yakinlah dan kau akan melihat :)

Taken from @feixsiauw timeline July 3, 2012

  • 3 July 2012
  • 4